Ikhtiar Periode Kedua

PEKAN kemarin, satu langkah krusial saya lakukan: mendaftar sebagai anggota KPU Pacitan untuk periode kedua. Hal itu saya lakukan pada Selasa (19/3) pagi, atau hari terakhir tahapan pendaftaran. Melalui kesempatan ini, saya memohon restu kepada teman-teman pembaca, semoga ikhtiar saya ini dimudahkan dan berhasil! Aamiinn.

Bagi saya, masih banyak hal yang ingin saya persembahkan kepada bangsa Indonesia sebagai penyelenggara pemilu. Itulah sebabnya, peluang untuk berkarir di periode kedua ini, saya ambil. Pun, itu juga dilakukan oleh seluruh teman-teman anggota KPU Pacitan, kecuali bu ketua yang memang sudah berkarir selama dua periode.

Pendaftaran tersebut saya lakukan dengan mengantarkan berkas secara langsung ke sekretariat Tim Seleksi (Timsel) di Surabaya. Sejumlah catatan pengalaman penyelenggaraan pemilu khususnya dalam lima tahun terakhir, saya jadikan bekal dalam melengkapi berkas pendaftaran tersebut. Syukur, setelah dilakukan pengecekan, seluruh berkas dinyatakan lengkap dan siap dilakukan penelitian administrasi oleh Timsel.

Sesuai jadwal tahapannya, penelitian administrasi tersebut dilakukan mulai 8 Maret 2024 lalu hingga 26 Maret 2024 mendatang. Selanjutnya, hasil dari penelitian administrasi tersebut, akan ditetapkan pada 27 Maret 2024 dan diumumkan hasilnya pada 28-30 Maret 2024. Peserta yang lolos penelitian administrasi, akan berlanjut mengikuti seleksi tertulis dan tes psikologi pada tahapan berikutnya.

Dari ikhtiar tersebut, beberapa tulisan saya ke depan, mungkin akan saya selipkan perjalanan saya dalam menjalani tahapan seleksi ini. Selain tetap akan mencatat mengenai perjalanan tahapan yang kami lakukan di KPU Pacitan. Siapa tahu, catatan perjalanan saya menjalani seleksi ini, dapat menjadi gambaran bagi teman-teman pembaca, yang suatu nanti berminat turut mendaftar sebagai anggota KPU kabupaten. Semoga saya berhasil, sehingga tulisan tersebut dapat lengkap dari awal hingga akhir.

Usai pendaftaran, saya masih bertahan di Surabaya. Sebab, pada Rabu (20/3) hingga Kamis (21/3), KPU Jawa Timur menggelar rakor persiapan Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU). Undangannya, divisi hukum pengawasan dan divisi teknis penyelenggaraan, serta Kasubbag Hukum dan SDM KPU kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Rakor ini menjadi momen bagi jajaran KPU di Jawa Timur dalam mempersiapkan terjadinya PHPU. Beberapa persiapan yang perlu dilakukan, menjadi tema utama rakor tersebut. Meski secara resmi Mahkamah Konstitusi (MK) belum menurunkan register dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK), namun beberapa potensi PHPU sudah mulai dapat dipantau. Termasuk disiapkan kelengkapan sebagai alat bukti.

Arahan dari pimpinan KPU Jawa Timur pun disampaikan. Bahkan, ini merupakan rakor perdana kami, divisi hukum dan pengawasan KPU kabupaten/kota dengan pimpinan baru KPU Jawa Timur. Walhasil, selain persiapan mengenai PHPU, momen ini sekaligus sarana perkenalan kami dengan pimpinan KPU Jawa Timur.

Dalam sepekan terakhir, kami juga terus memantau perkembangan mengenai potensi PHPU tersebut. Mudah-mudahan hingga akhir tahapan pendaftaran PHPU, hasil Pemilu Tahun 2024 di Pacitan tidak menjadi bagian dari objek PHPU yang diperkarakan ke MK. Hal tersebut sekaligus menegaskan bahwa Pemilu di Pacitan berjalan baik sesuai harapan bersama.

Selain berkaitan dengan rakor tersebut, kegiatan lain yang dilakukan KPU Pacitan dalam sepekan terakhir adalah melanjutkan proses monitoring penyusunan laporan keuangan dari sejumlah PPK. Diharapkan seluruh kecamatan tuntas dimonitoring. Sehingga penyusunan laporan keuangan dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu. (*)

 

Tulisan ke-87/Edisi 18-24 Maret 2024